Mengapa Belajar Statistika?

Ada mahasiswa waktu pertama kali belajar statistika bereaksi dan melihatnya sebagai sesuatu yang menakutkan dan menghadang di depannya, dan ia bertanya : “apa gunanya belajar statistika?” kebanyakan mahasiswa mengambil mata kuliah statistika karena diharuskan atau diwajibkan.

Secara filosofis, belajar sesuatu karena keharusan tidak benar, yang benar kalau kita belajar sesuatu karena menikmatinya. “Bagaimana supaya kita dapat melihat dan merasakan bahwa belajar statistika itu suatu kenikmatan?”.

Paling sedikit ada empat alasan mengapa mahasiswa diharuskan mengambil mata kuliah statistika dan mengembangkan penguasaan dalam subjek itu.

1. Mahasiswa harus dapat membaca literatur profesional dimana penggunaan statistika tidak bisa dihindari

2. Mahasiswa harus menguasai berbagai teknik statistika dalam mata kuliah tingkat lanjut.

3. Statistika merupakan bagian yang perlu dan penting dalam pelatihan profesional

4. Statistika merupakan dasar dan alat dalam berbagai kegiatan penelitian.

Selanjutnya, beberapa keuntungan pemikiran statistis dan penggunaan statistika dalam penelitian dapat dikemukakan sebagai berikut.

1. Statistika memberikan solusi yang lebih eksak

2. Statistika mengarahkan pemikiran dan prosedur kerja menjadi lebih tepat dan eksak.

3. Statistika memungkinkan kita merangkum hasil pengamatan dalam bentuk yang berarti dan menyenangkan.

4. Statistika memungkinkan kita menggambarkan kesimpulan umum, dan proses mengambil kesimpulan yang dilaksanakan sesuai aturan yang di terima secara ilmiah.

5. Statistika memungkinkan kita menganalisis beberapa faktor penyebab dari suatu peristiwa kompleks.

6. Statistika memungkinkan kita menganalisis berapa banyak hal yang akan terjadi dalam kondisi yang kita ketahui dan kita sudah ukur.

Demikian beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dengan pemikiran statistis dan penerapannya dalam penelitian. Karena itu, tujuan yang perlu dicapai mahasiswa dalam belajar statistika adalah :

1. Menguasai perbendaharaan kata dan istilah statistika

2. Mendapatkan, melatih, dan mengembangkan keterampilan menghitung.

3. Belajar menafsirkan hasil statistika dengan cara yang benar.

4. Menangkap logika berpikir statistika.

5. Mengetahui di mana dan kapan statistika dapat digunakan dan dimana dan kapan tidak dibutuhkan.

6. Memahami beberapa konsep matematis dari statistika.

Dengan demikian, mahasiswa yang belajar statistika akan tiba pada pencapaian tujuan yang berbeda-beda pula sebagai berikut:

1. Ada orang yang dapat menangkap ide-ide baru yang ditawarkan oleh statistika seperti cara seorang matematikawan memahaminya.

2. Ada orang yang menghargai aturan logis pemikiran dan konsep yang diberikan sebagai konsep dalam berpikir matematis.

3. Ada orang yang dapat menguasai aturan-aturan praktis penggunaan statistika dan dapat melakukan perhitungan walaupun dengan pemahaman yang minim tentang apa yang dikerjakaannya.

Perlu dijelaskan bahwa seseorang belajar tanpa memperoleh pemahaman mendalam, dan penghargaan dari sifat-sifat dalam sesuatu adalah belajar tanpa motivasi dan antusias penuh dan tidak memuaskan.

Seorang mahasiswa yang siaga harus memasuki sebanyak mungkin arti dan kenyataan dalam caranya sendiri sebanyak yang ia dapat lakukan.

Mathematics is the queen of science and number theory is the queen of mathematics. (Gauss)

Sumber —> Tiro, M. A.2008. Dasar-dasar Statistika. Edisi ketiga. Makassar: Andira Publisher.

Sumber –> https://nifalgusti.wordpress.com

Yuk Share Sekarang !

Add a Comment